life · merenung

Menghadapi Masa Sulit

Beberapa waktu lalu saya membaca curhatan teman melalui blog nya tentang kehidupan pekerjaannya yang sedang berat belakangan ini. Saya juga mendengar curhatan teman yang sedang berjuang setengah mati untuk bisa melanjutkan study S2 nya ke Amerika. Ada juga teman yang cerita tentang mimpi nya untuk sekolah fashion designer dan perjuangannya menggapai mimpi tersebut yang sama sekali tidak mudah.

Seluruh manusia rasanya pernah mengalami masa-masa perjuangan, masa-masa berat, masa-masa sulit dalam hidupnya. Terkadang kita bisa keluar sebagai pemenang karena berhasil menaklukan masa-masa itu, atau justru menjadi frustrasi karena masalah dan tantangan seakan-akan terus menghimpit, tanpa jalan keluar.

Saya juga beberapa kali berada dalam masa-masa yang berat. Ada kalanya memang rasanya mau menyerah saja, semua yang saya miliki, kekuatan, kecerdasan, pengalaman, masih tidak cukup juga untuk membantu saya melewati masa-masa berat dan keluar sebagai pemenang. Untungnya, saya punya orang-orang terdekat yang selalu mendorong saya untuk kembali merenungkan Tuhan dan rencana-rencananya yang agung.

Dalam ketidakberdayaan itu, saya memang seperti dihajar habis oleh Tuhan, terutama dalam hal karakter. Dua hal yang saya perlukan yaitu kerendahan hati dan pikiran yang terbuka. Kerendahan hati untuk menyadari bahwa saya banyak sekali kesalahan, banyak sekali keegoisan yang saya manipulasi dengan hal-hal yang tampak mulia, banyak sekali kejahatan dalam hati saya yang dibalut dengan pembenaran-pembenaran berdasarkan nilai-nilai dunia yang fana, banyak sekali kebencian yang saya pertahankan, banyak sekali ketakutan yang tidak rela saya serahkan ke dalam tangan Tuhan. Kemudian dengan pikiran yang terbuka dan kekuatan dari Tuhan, bersedia membongkar itu semua dan menjadi pribadi yang baru, yang rela meninggalkan keegoisan, kebencian, kejahatan, dan ketakutan, dan dengan tangan terbuka menyambut rencana Allah dalam hidup saya, yang pastinya penuh damai sejahtera, walau tampak tidak sempurna dari sudut pandang saya.

Menghadapi masa-masa yang sulit seperti cara Tuhan untuk memaksa kita keluar dari rutinitas yang seakan-akan normal dan sudah dalam kendali kita, untuk merenungi bahwa Allah berdaulat, merenungi kelemahan-kelemahan kita, dan menikmati proses menjadi pribadi dengan karakter Ilahi yang baru.

Satu hal lagi, tanpa masa-masa berat dalam hidup, kita akan menjadi pribadi yang sulit untuk berempati dan selalu memandang segala sesuatu dari perspektif kita sendiri, bukan perspektif Tuhan. Melalui masa sulit, Tuhan akan membukakan kepada kita pengertian-pengertian baru akan hidup, hikmat-hikmat yang baru, yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. Mungkin pengertian tentang kerja keras. Tentang memaafkan. Tentang kemurahan dalam memberi. Tentang integritas. Tentang iman.

Sebenarnya, tidak ada satu orang pun yang mampu memahami, mampu berempati, dan memberikan encouragement yang tepat bagi mereka yang menderita kanker, selain dari orang-orang yang sedang atau pernah mengalami hal yang sama, memahami betapa putus asanya dan betapa beratnya. Atau bagi remaja yang tumbuh dalam broken home, selain dari mereka yang pernah berada di situasi tersebut. Atau bagi orang yang mengalami kebangkrutan. Putus cinta. Tidak naik kelas. Sulit mendapatkan anak. Sulit mendapatkan jodoh. Gagal dalam study. Dikucilkan dalam komunitas. Memiliki banyak hutang. Hidup dalam peperangan. Dan situasi berat lainnya.

Jadi kalau sekarang kamu merasa sedang berada dalam masa sulit dan berat, jangan lupa untuk meminta Allah menyelidiki hatimu yang terdalam untuk membongkar seluruh kelicikan di hati kita, dan bangkit menjadi pribadi dengan hati dan karakter Ilahi yang baru, untuk selanjutnya menerima dengan rendah hati rencana yang Allah tetapkan dalam hidup kita, kemudian menikmati Allah bekerja dalam hidupmu dan menantikan Allah memberikan kita kesempatan untuk menjadi tangan Tuhan dalam memberikan kekuatan bagi orang lain, semangat bagi orang lain, inspirasi bagi orang lain. Karena sesungguhnya tidak ada masalah yang terlampau berat atau mimpi yang terlalu kecil. Itu semua sudah ditetapkan Tuhan melalui kedaulatanNya dalam hidup seluruh pribadi di muka bumi. Dan masa sulit yang terjadi dalam hidup kita, tidak mungkin dibiarkan Tuhan menjadi sia-sia, tanpa ada rencana yang agung di dalamnya.

Saya masih berjuang, meskipun terus jatuh bangun. Kamu?

bible-quotes-about-strength-in-hard-times-hd-christian-counseling-wallpaper

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s