melankolis

Tolong Jangan Bicara “Efisiensi”

Ini postingan yang bisa anda abaikan saja karena hanya merupakan teriakan kecil dari hati nurani saya.

Cukup! Persetan dengan efisiensi yang kalian bicarakan!  Terus saja berusaha bagaimana bisa cut biaya supaya lebih efisien. Cut proses supaya lebih efisien. Cut pekerja supaya lebih efisien.

Anda benar sekali! Saya juga lulusan Teknik Industri, dimana yang kami bicarakan selalu mengenai efektivitas dan efisiensi. Empat setengah tahun saya duduk di bangku kuliah hanya untuk mengerti dan mendalami bagaimana caranya mencapai angka efektivitas dan efisiensi yang maksimal.

Tapi kita kan manusia. Dan kita punya hati nurani. Apa angka efisiensi yang besar itu lebih penting dari nilai-nilai empati yang kita miliki?

Notes :Tulisan ini dibuat setelah saya menyaksikan video yang menceritakan bagaimana pabrik-pabrik memperlakukan ayam-ayam dengan sangat tidak berperasaan. Mereka adalah ayam-ayam yang sering kita makan di restoran cepat saji dan kita beli sebagai makanan beku di supermarket. Mereka dilempar dan dipotong dalam keadaan setengah hidup dan sudah dikuliti. Memang sih cuma ayam..tapi..dimana hati nurani anda?

Saya tidak tega! Saya tidak sanggup!

9 thoughts on “Tolong Jangan Bicara “Efisiensi”

  1. efisiensi untuk memperkaya diri sendiri, lantas bagaimana dengan orang yang dibawah anda, pasti akan tertindas, menurut hemat saya kita itu tidak perlu untuk terlalu kaya, yang penting kita semua bisa bahagia, saya sangat setuju dengan artikel anda, STOP EFISIENSI

    Motivasi

      1. Maksud tulisan ini bukan berarti sama sekali tidak diperlukan efisiensi.

        Tapi efisiensi dilakukan bukan semata-mata hanya untuk mengejar keuntungan dalam hal finansial, tapi dalam melakukan efisiensi, perlu dipertimbangkan hal-hal lain dan gunakanlah hati nurani. Karena pada dasarnya efisiensi seharusnya diterapkan guna memberikan keuntungan bagi semua pihak yang terlibat, baik materil maupun non-materil.

        Dan tulisan ini hanya berupa keluhan saya yang terlalu sensitif, bahkan terhadap ayam. Sudahlah..huks..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s