life

Tak Seindah Mimpi

Gulungan benang kusut ini harus segera diluruskan. Besok pagi urusan benang ini harus beres atau masalah-masalah baru akan menyusul. Tapi tidak mungkin selesai dalam satu malam. Saya lelah dan mulai putus asa. Gunting! Ya, saya butuh gunting. Kepala saya sakit dan hati saya sesak. Lebih baik saya gunting saja benang kusut ini. Saya cari-cari berkeliling kamar. Saya bongkar lemari, rak buku, kotak tempat jepit rambut, dan seluruh isi tas. Tidak ada! Gunting saya hilang! Saya lelah sekali, tapi benang kusut ini harus segera diluruskan.

Saya membaringkan diri di atas ranjang. Menutup mata dan mengatur pernafasan. Membiarkan angin perlahan-lahan mengendalikan ritme detak jantung saya yang tak karuan ini. Saya membayangkan diri saya berbaring di dalam sebuah kapal besar. Kapal ini sedang melaju ke suatu pulau terpencil. Saya membayangkan saya berbaring dengan digoyang oleh ombak lautan. Saya harap ketika membuka mata, kapal sudah berlabuh entah di pulau mana yang jauh dari keramaian kota. Suatu pulau baru. Dengan kehidupan baru. Dimana benang kusut tidak akan jadi masalah lagi. Saya akan duduk di pinggir pantai sambil menikmati alam dengan tenang dan menghirup udara segar. Melamunkan memori-memori indah dan perlahan merelakannya untuk hanya menjadi suatu kenangan belaka, tidak untuk diulang, tidak untuk ditangisi.

Saya semakin jatuh ke dalam khayalan. Semakin dalam bermimpi.

Hari sudah pagi. Sungguh tidak terasa. Terdengar keributan yang akrab di telinga saya. Saya membuka mata dan menarik nafas panjang. Saya lihat berkeliling dan saya temukan lagi, si benang kusut. Masih tetap dengan bentuknya yang tak teratur. Dan membuat kepala saya berdenyut-denyut.

Selamat pagi semua! Ini hari baru! Kenyataan menyambutmu. Untuk dihadapi. Bukan untuk dielakan. Selamat beraktivitas! Hadapi tanggung jawabmu yang tidak seberapa dibanding dengan kekuatan yang sudah diberikan oleh Tuhan.

9 thoughts on “Tak Seindah Mimpi

  1. Dwi,,hrs berusaha menikmati apapun yg ada di depan mata. Jgn lari ataupun berusaha lari krn kita akan cape sndri dn kecewa.
    Nikmati hidupmu,,temukan hal2 yg mnarik utk dkerjakan,.explore yourself! Byk hal yg berguna dn mnyenangkn yg bs lo lakukan…🙂

    Notes: Kita ga puny kewajiban utk mmbuat benang kusut jadi terurai baik,, itu bukan bagian kita sahjang. Biarkan Dia mnyelesaikannya. Lgn akhirnya tdk hrs “si benang kusut jd teruarai lg” tapi bisa jadi ad penyelesaian lain yg selama ini tdk terlintas dlm pikiran kita. Let He show that He’s awesome God🙂

    Smangat cantik ^^

  2. @alice in wonderland, andi, dan batari : trimakasi🙂

    @frida : I always miss our deep conversation. Selain Tuhan pastinya, manusia yang sejauh ini bisa sangat mengerti baru lo, frid. Harus kembali jadi lady in waiting ya, waiting for God’s kindness and His solution. All I know is He’s near and He gives me the greatest love ever.

  3. “Saya harap ketika membuka mata, kapal sudah berlabuh entah di pulau mana yang jauh dari keramaian kota. Suatu pulau baru. Dengan kehidupan baru. Dimana benang kusut tidak akan jadi masalah lagi. ”

    Ha! Gue juga suka merasa begitu.
    Biasanya kalo terlalu banyak masalah sampe gue bingung mau mulai diberesin dari mana. Hehe.
    Tapi toh, harus dibereskan. Kalo kata nyokapnya temen gue, jangan dilihat secara keseluruhan, bisa down. Mendingan selesaikan apa yang ada di depan mata dulu. Satu satu, lama2 tau2 udah beres deh semuanya.😀

  4. hehehe….. tiap benang kusut yang muncul melatih kita utk semakin sabar nguraiin satu persatu gulungan yang kusut itu…. mgkn ga slalu kekusutan itu bsia diatasi, tapi yang pasti kita dilatih untuk jadi sabar n telaten ngadepin smua kesulitan itu… walau ga sadar, something is being better and better in you…. =) hehehehe.. Immanuel, the only reason for us to survive!! =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s