wanita

Perempuan

Saya bersyukur, sebagai perempuan, saya bisa memilih berbagai jenis pakaian yang mau saya kenakan. Hari ini bunga-bunga. Besok merah cerah. Akhir minggu bergaya kasual dengan jeans dan kaos oblong.

Saya bersyukur, sebagai perempuan, saya bebas memilih pria yang kepadanya saya akan memberikan cinta dan kepatuhan saya. Saya bebas menolak pria mana pun yang tidak saya pilih. Atau mengemukakan rasa cinta yang mungkin berlebihan kepada pria yang sungguh-sungguh saya cintai.

Saya bersyukur sekali karena sebagai perempuan, saya seorang yang bebas.

Saya merdeka.
Saya bisa mengangkat kepala saya saat berjalan.
Saya bisa tertawa lepas.
Ide saya didengarkan.
Pendapat saya dihargai.
Saya menjadi penentu hidup saya sendiri.
Saya boleh berambisi dan memiliki kesempatan untuk mengejarnya.

Semoga seluruh perempuan di belahan bumi manapun, bisa sebebas saya. Tidak ada lagi perempuan yang dibelenggu oleh tradisi, agama, hukum, maupun kondisi.Karena perempuan dilahirkan sebagai manusia. Bukan robot. Atau boneka. Apalagi sekedar jadi alat kesenangan dan kepuasan.

Perempuan punya pilihan. Mereka juga boleh punya prinsip dan nilai-nilai sendiri dalam hidupnya.
Perempuan punya mimpi. Dan mereka pun memiliki hak untuk memiliki khayalan tentang versi kebahagiaan menurut mereka sendiri.
Perempuan juga punya hati. Untuk dicintai dengan tulus. Untuk mencintai dengan ikhlas.

*Saya bukan feminis. Saya hanya satu dari banyak perempuan lain yang geram dengan ketidakadilan gender yang masih banyak terjadi di bumi ini.

5 thoughts on “Perempuan

  1. Saya bukan feminis….geram dengan ketidakadilan gender yang masih banyak terjadi di bumi ini

    Bahkan pernyataan ini juga termasuk syukur sebagai perempuan lho.

    Cewe yang bukan feminis maupun tomboy, tidak begitu dipermasalahkan lingkungan.

    Tapi coba kalo cowo yang kurang maskulin dan malah feminis, pasti langsung di-cap Hombrengggggg😆

    Kalo persoalan adil atau tidak, bumi memang tidak pernah adil. Tidak hanya persoalan gender, tapi hampir pada seluruh aspek, dunia tidak akan pernah adil. Percuma mau geram-geraman segeram apapun, tidak akan mengubah ketidakadilan bumi😆

      1. hah, mikhaaaa!!
        kamu jangan menghancurkan flow dong, hahahaha…
        itu saya tulis tepat ketika abis baca buku “Princess”. Dan saya juga jadi inget buku “Burn Alive” yang pernah saya baca beberapa tahun lalu..

        Dua buku itu kisah nyata dan saya sebagai perempuan yang bisa hidup bebas di negeri ini jadi ga terima ada perempuan seperti saya juga, yang hidup tidak seberuntung saya..

        Bukan itu aja, ada banyak penjualan perempuan, dan sebagainya..
        Geram maksudnya, saya gemas sekali mau berkontribusi untuk kebahagiaan mereka🙂
        mau melakukan sesuatu..

      2. muup muup kak😛

        Ya saya ngga tahu kak mengutip statement itu dari mana (karena sumbernya juga tidak dicantumkan😛 .Hati-hati, biasakan cantumkan sumber, ntar bisa kena Copyright Infringement)

  2. Kata orang2 tua dulu..:
    “Dibelakang kesuksesan seorang laki2, ada sosok perempuan tangguh dan kuat dibelakangnya”:). Banyak tokoh2 dunia (laki2) yang sukses dan terkenal, ternyata tidak terlepas dari peran serta para pendamping (istri atau ibu) mereka. Masih ada gak yah wanita2 tangguh itu??Jangan2 sudah punah?:P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s