life · melankolis · with friends · with Him

Saya Sedang Super Melankolis

Tidak ada yang bisa menjadi hal yang lebih membahagiakan selain memiliki seseorang yang bisa ikut merasakan kebahagian saat ini.

Beberapa hari ini saya belajar untuk memperhatikan setiap orang yang hadir dalam kehidupan saya sebagai makhluk yang spesial. Dia yang galak. Dia yang well organized. Dia yang banyak curhat. Dia yang banyak tertawa. Dia yang super pendiam. Dia yang terlampau serius. Dia yang otomatis romantis. Dia yang jutek parah. Dia yang hobi menelepon. Dia yang rajin berdoa. Dia yang fashionable. Dia yang cuek. Dia yang sering overconfidence. Dia yang memang cerdas. Dia yang kreatif. Dia yang kuno. Dia. Dia. Dia. Mereka semua buat saya adalah makhluk-makhluk yang extra ordinary.

Satu dari mereka tidak akan selalu punya waktu untuk selalu bersama saya melalui tawa dan tangis. Tapi saya punya banyak persediaan. Ketika yang satu berhalangan, ternyata saya punya yang lain. Saya tidak mau lagi menggolong-golongkan si dia adalah “sahabat baik”, si dia hanya “teman bersenang-senang”, si dia cukup seorang “acquaintance”, si dia “teman hidup dan matiku”, dan julukan-julukan lainnya. Setiap orang yang hadir dalam hidupku, baik sesaat maupun seabad, adalah temanku.

Mereka yang hadir sesaat ataupun seabad itu bisa membawa dampak besar dalam hidupku yang singkat ini. Dan besarnya dampak yang diberikan tidak berbanding lurus dengan satuan waktu yang mereka habiskan bersama saya. Tapi dengan kualitas hubungan yang terjalin.

Kalian memiliki peran untuk membentuk saya menjadi pribadi yang seperti saat ini. Lewat karaktermu. Kata-katamu. Cara pandangmu. Kesenanganmu. Humormu. Kebiasaanmu. Kerja kerasmu.

Kembali ke statement pertama saya pada postingan kali ini. Sampai saat ini, saya tidak pernah kehabisan teman untuk bersama-sama mengarungi kehidupan baik dalam senyum penuh kegembiraan maupun perihnya hati. Saat ini saya gembira sekali. Disamping karena playlist yang memang saya atur berisi lagu-lagu ceria dan penuh semangat, saya juga semakin menyadari bahwa saya merasakan kehadiran kasih Tuhan melalui tiap-tiap individu yang mampir dalam hidup saya. Dan saya tidak pernah dibiarkan seorang diri melalui batu-batu besar dan kecil ini.

I’m so blessed. Thank You, Lord!

2 thoughts on “Saya Sedang Super Melankolis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s