dwihut · life · melankolis · merenung · with friends · with Him

Rabu Sore Bulan November

Aku baru saja menyadari kalau menulis itu memang harus berasal dari hati. Menulis ternyata sulit sekali ketika harus dengan sengaja dikarang-karang. Aku baru menyadari kalau setiap kata demi kata dalam tulisan seharusnya mengandung kejujuran di dalamnya.

Akhir-akhir ini aku sudah jarang meng-update tulisan di blog ini. Bukan karena keproduktifanku dalam menulis berkurang. Percayalah aku tetap menulis! Tapi aku tidak bisa mempublish tulisan-tulisanku ketika terlalu banyak hal-hal yang cukup pribadi di sana.

Baiklah, mari kita jujur saja! Aku memang sudah jarang menulis. Karena aku tidak berani jujur dengan diri sendiri! Dan aku takut tulisan-tulisanku pada akhirnya nanti mengumbar dengan jelas ketakutan-ketakutanku selama ini. Aku membayangkan betapa mengerikannya aku membaca sendiri ketakutan-ketakutan itu.

Kondisiku saat ini, baik! Hanya saja aku masih terus belajar untuk kuat berdiri dengan kaki sendiri. Saat ini satu per satu orang-orang yang membantu untuk menopangku mulai ditarik dari kehidupanku. Tak mengapa! Karena aku pun sangat sadar kalau jalan hidup setiap orang berbeda dan tidak bisa dipaksakan untuk kepentinganku seorang. Jadi kondisiku saat ini, baik sekali! Karena aku dalam proses belajar menjadi wanita yang lebih tangguh lagi.

Menulis ini saja sudah membuatku berkaca-kaca. Hampir saja ketakutan-ketakutanku dibuka sedikit demi sedikit. Tapi lewat tulisan ini, aku belajar bagaimana mentransfer setiap ketakutan menjadi motivasi untuk diri sendiri.

Sesungguhnya penopang sejati itu hanyalah Tuhan. Jangan pernah meletakkan pengharapanmu pada manusia yang fana. Saat segala sesuatu yang baik seperti hilang dari hidupmu, percayalah Tuhan menunggumu untuk kembali memandang hanya kepada Dia saja. Dan Dia, satu-satunya pribadi, yang tidak akan pernah meninggalkanmu.

Untuk teman-teman yang mengasihiku, kali ini aku tidak perlu bantuan kalian. Ini saat yang tepat untuk aku merasa sangat lemah, supaya aku bisa merasakan kekuatan dari-Nya. Huff, tapi saat aku tidak kuat lagi, tolong datang untuk sekedar memelukku. Di waktu-waktu tertentu, aku akan sangat membutuhkannya. Hanya jika kalian punya waktu dan bersedia, aku tidak memaksa.

“Stop trusting the power of humans. They are all going to die, so how can they help?” Isaiah 2:22

“Christ living in you, giving you the hope of glory.” Colossians 1:27.

13 thoughts on “Rabu Sore Bulan November

  1. teman2 lu juga perantara Tuhan kali wi. hmmm… mgkn bukan karna lu ga perlu bantuan teman2 lu, tapi karna Tuhan bilang sudah cukup untuk bantuan mereka🙂 dan mengganti bantuan teman2 lu dengan sesuatu yang lebih indah lagi. yet you don’t see it, but there will be time.
    that’s why we called it ‘bless’.

  2. dengerin lagunya friends are friends forever-nya michael w. smith deh wi. pas bgt wkt gue baca blog lu ini, i-tunes gue masang lagu itu! whatta miracle huh?🙂
    God bless you, love❤

  3. Tangan temen-temen yang memegang kita memang baik. Dan menguatkan. Seringkali demikian. Tapi tak selamanya selalu demikian.

    Tangan manusia cukup kuat. Tapi tak selalu kuat. Memang seringkali kita dibantu ‘bangkit’ dari lumpur-lumpur hisap kehidupan. Tapi sekali lagi, tak cukup kuat untuk selalu demikian.

    Tangan Pencipta tak ada keraguan. Tangan jenis ini yang layak dipercaya. Kita tak kuat memegang tangan-Nya selalu. Seringkali terlepas. Tak cukup kokoh. Tapi tangan milik Dia kuat. Cukup kuat untuk dipercaya. Bahkan sangat layak dipercaya. Tak ada keraguan. Tak perlu ragu.

    Tangan-Nya kekal.
    Apa artinya?
    Kuat kuasa penyertaan-Nya dan kasih setia-Nya for eternity.
    Apa ada yang bisa menyaingi?
    Saya rasa tidak ada. Bahkan malaikat pun tidak.

    Ia yang memegang tangan kita.
    Kita para ‘debu’ ini belajar melihat Dia dan membiarkan tangan kita menyambut tangan-Nya.
    Karena, Dia dan kuat kuasa tangan-Nya kekal!
    Hal apa lagi yang paling melegakan selain mengetahui kebenaran ini!

  4. “Sesungguhnya penopang sejati itu hanyalah Tuhan. Jangan pernah meletakkan pengharapanmu pada manusia yang fana. Saat segala sesuatu yang baik seperti hilang dari hidupmu, percayalah Tuhan menunggumu untuk kembali memandang hanya kepada Dia saja. Dan Dia, satu-satunya pribadi, yang tidak akan pernah meninggalkanmu.”

    sepakat dengan kak dwi, ketika teman gak tahu di mana, pengharapan kepada Tuhan itu yang benar2 menguatkan kita…

  5. ‘Karena aku dalam proses belajar menjadi wanita yang lebih tangguh lagi…..Untuk teman-teman yang mengasihiku, kali ini aku tidak perlu bantuan kalian..supaya aku bisa merasakan kekuatan dari-Nya’

    Aku suka barisan kata-kata itu.. Menguatkanku dengan kesaksianmu bahwa kamu makin bergantung kepada Allah..Aku merasa kadang berada di tengah2 orang2 yang kukasihi selama2nya, aku cenderung nyaman dan melupakan Pribadi yang mengirimkan kepadaku orang2 yg kukasihi ini.. Mengucap syukur bahwa teman2 disekeliling kak dwi Tuhan pakai, baik lewat kehadiran dan keabsenan mereka, untuk memperlihatkan kasihNya buat kakak..

    Ada quote,”Terkadang kita mengeluh melihat sinar benderang matahari. Mengeluh dengan lebatnya hujan. Kita lupa, bahwa pelangi yang indah akan terlihat lewat hal2 itu..” It’s great that kak dwi melihat masa2 ini sebagai pemicu perubahan karakter wanita yang tangguh..

    Allah sangat mengasihi orang2 yg desperate dan n berharap akan Dia saja.. Allah tidak akan meninggalkan kita sendiri melewati masa-masa sulit itu.. Dia ga akan kehabisan orang2 untuk dikirim untuk menolong qta.. Besides, masih ada Gokanna Ciwalk, atau McD simpang Dago, atau Warung Tegal Abadi yg menunggu kehadiranmu….

    Tuhan Yesus, sahabat qta yg sejati, selalu menemani dan memberkati qta..

  6. “Untuk teman-teman yang mengasihiku, kali ini aku tidak perlu bantuan kalian. Ini saat yang tepat untuk aku merasa sangat lemah, supaya aku bisa merasakan kekuatan dari-Nya”…well bgs itu dek, dalam klemahan qt kuasaNya nyata🙂 semangat ya Dwi adeQ, tetaplah ceria selalu…u can do all things through Christ…
    GBU🙂

  7. hatiku menjerit baca tulisanmu Dwi. saat ini aku bener2 ingin bersamamu. aku ingin bisa menemanimu. kutahu ini sangat sulit bagimu. tapi kamu tau sekarang kita sungguh jauh, meski hati kita begitu dekat. kuingin menemani hari-harimu, bahkan memelukmu.
    aku harus berani menyerahkanmu padaNya. menyerahkanmu dalam kehangatan rengkuhan tangannya. Dalam Dia kamu akan mendapatkan ketenangan sejati yang kau damba itu.
    Dwi…
    biarkan dalam kelemahanmu kuasaNya bekerja secara sempurna.
    biarkan Dia bener2 berkuasa penuh dalam hidupmu
    dalam pikiran, dan perasaanmu juga tindakan dan keputusan2mu.
    Dwi aku sayang kamu…..sampai kapanpun.

  8. buat semuanya…
    trimakasih banyak! kalian semua berarti buat saya..
    trimakasih untuk peran kalian masing2 sehingga saya bisa sampai pada titik ini🙂

    saatnya melibatkan Dia lebiiiihhhh lagi!!

  9. hmm untuk tulisan yang bersifat privat, ka Dwi bisa memakai fitur private blogging. Bisa buat posting yang dipassword, atau hanya bisa dibaca kita sendiri. Atau, buat saja blog private. Seperti saya, punya satu blog private.

    Hmm kalo persoalan menulis dari hati yaa tergantung jenis tulisannya sih. Kalo curahan hati (curhat) ya tentu dari hati😀 .Tapi kalo tutorial, atau orientasi objek, lebih banyak pakai pikiran. Juga menurut saya, justru dengan tuntutan tulisan harus sempurna, akan membuat kita sulit menulis. Tulisan yang jujur tidak mesti harus sempurna. Apa adanya juga bagus asalkan jujur.

    Ok, semangat ya ka Dwi!😀

  10. adeee,, yang kuat ya.. Tuhan sayang kamu, so do i….
    ak sempetin ke bandung lagi untuk memelukmu ya….
    love u much….

  11. dwi… lo nampaknya sedang belajar menjalani tahap yang baru dalam hidup lo ya… =) perpisahan memang takkan terasa enak… smua orang bakal ngalamin wi…. keep strong in Him.. aku suka kata2 lo: inget walau kita berjauhan, tapi ditempat kita masing2 kita ttp berjuang bareng2… =) dwi, smgt!! klo mo ngobrol, sms aja yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s