life · melankolis · merenung · poetry

Mari Melangkah

I am too strong to cry
I am too mature to be angry
But it hurts too much to laugh

I’m standing in the middle of nowhere
I don’t know where i’m going
I don’t know where i will be end up

Somewhere else..
Far away..

I don’t expect too much..
But why am I disappointed?

Manusia sering kali hanya berhenti di persimpangan. Takut memilih. Takut akan resikonya. Tapi hidup adalah tentang pilihan. Kamu tidak akan memperoleh apa pun kalau tidak berani memilih. Kado itu tidak akan berjalan dengan sendirinya kepadamu. Tapi tugasmu lah untuk mencarinya. Untuk mengusahakannya.

Jangan lihat apa yang di belakangmu. Fokuskan pada tujuan hidupmu. Tinggalkan sesuatu yang memang harus ditinggalkan. Teguhkan hatimu. Ambil satu langkah.

Jangan hanya berdiri di persimpangan. Situasi di sana hanya akan membuatmu serba salah. Mari melangkah! Supaya kamu punya alasan entah untuk menangis atau untuk tertawa. Atau untuk menjadi kecewa akan sesuatu.

You’re quite strong. Be brave, big girl!

11 thoughts on “Mari Melangkah

  1. wew,, mantap wi..
    kita emang harus punya suatu pilihan.. dan kita harus bertanggung jawab akan pilihan kita itu.. bukan trus asal memilih aja..
    dan mungkin dalam pilihan kita itu ada resikonya, ya itu lah… setiap pilihan menurut gw mengandung resiko,, namun resiko itu bukan untuk kita kutuki atau permasalahkan, tapi untuk kita hadapi dan tanggung..

    “Laut yang tenang tidak akan menjadikan seorang pelaut yang handal”

  2. ibarat mobil mempunyai spion, supaya ngga ditabrak dari kendaraan di belakang. Tapi spion dibuat kecil, supaya kita tidak melihat ke belakang terus-menerus, melainkan fokus ke depan.

    Begitu juga dengan kita, terkadang kita juga perlu melihat sedikit ke masa lalu, agar masa lalu tidak “menabrak” kita. Tapi proporsi nya harus pas, (seperti spion yang dibuat kecil) jangan sampai kita melihat masa lalu terus-terusan dan malah jadi tidak fokus dengan masa depan

  3. duh wiiii…
    kok isinya akhir2 ini mellow2 semua si??
    jadi sedikit malas ni bacanya…hehehehe
    ayo wiiii, senang sampai keselek salak….

  4. @mikha: bener mik..kadang kita memang perlu melihat ke belakang..
    tapi gw tipe2 orang yang suka bersedih2..jadi kalo liat2 ke belakang suka sedih sendirian..

    @benny: iya niiih ben…lagi melow abis gw..
    ah teman macam apa kau??kalo lagi melow, malas bacanya..
    harusnya dalam senang dan sedih, lo harus tetap setia baca blog gw dong, Ben🙂

    @bang tigor: trimakasi🙂

  5. @ pak bento & ka dwi:

    Yah tiap orang memang beda seleranya ya hahaha…saya juga sejujurnya bukan penggemar tulisan-tulisan mellow.

    Saran saya bagi ka Dwi: Menurut pendapat saya, jangan malu-malu untuk memasang gambar, emoticons, dan warna-warni pada setiap postingan. Itu membantu membuat postingan menjadi hidup dan tidak monoton. Jadi sekalipun banyak tulisan mellow, tapi mungkin saja bisa terlihat menarik bagi semuanya😀

  6. Wi,,,mw nangis gw baca blog lo yg ini…
    Sumpah…terlalu sering berada di posisi ini…ya namanya juga hidup…
    Life is about making choices…it doesn’t have 2 be rite…. ;p
    Yg pnting,,tetapkan pilihan….mw salah,,mw bener…itu urusan blakangan emang,,,daripada stuck n jalan di tempat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s