melankolis · poetry

My First “Go Public” Poetry

Akhirnya saya memberanikan diri untuk memposting puisi hasil buatan saya sendiri. Sebenarnya saya sudah mulai membuat puisi sejak duduk di bangku SD. Tapi baru-baru ini saya menyesali mengapa saya tidak pernah mendokumentasikan setiap puisi yang pernah saya buat. Dan bukan hal yang mudah buat saya mengambil keputusan untuk pada akhirnya membiarkan puisi, yang adalah ekspresi perasaan terdalam saya, dibaca oleh publik.

Don’t laugh or get surprised! I’ve already told you that I’m a tough-minded girl from outside but fragile-hearted inside😉. Saya cuma mau mengecek apakah interpretasi kalian, setelah membaca puisi ini, sama dengan emosi saya dibalik pembuatan puisi ini. Saya sengaja tidak menuliskan judul pada puisi ini, karena kalian akan langsung tahu arti sebenarnya. Hehe..

Leave your comment, please! And don’t forget to give your own title for my poetry. Thank you fellas!

I feel empty inside
I find noone but myself
Sitting…
Flustering…
Weeping…

I miss you, Daisy…
Flowers of happiness
Who bring calyx to my fear
But I am flowerless…

Suddenly…
You appear in my room
I look like a freeze dried red rose
Alone…
Laying down in the huge world of white

No, you don’t come closer
You’re from my past
No more you, the unreal

I’m still learning to breath from the stupidity of mine
I’m still finding the other you out of my nightminds

Truth is the only key to open
But your lips erase those lies
I surrender…
Falling in this pain deeper…
Through this pleasurable words..

12 thoughts on “My First “Go Public” Poetry

  1. saya tidak mengerti banyak tentang dunia puisi.. tapi saya menikmati puisi-puisi..

    maaf klo interpretasi kita berbeda..
    judul yang kupikirkan, “memories”..

    jangan meninggalkan kegemaranmu pd puisi! jgn biarkan tulisan2 bagus seperti ini hanya memenuhi lembaran di buku saja yg cenderung dilupakan!

  2. idem dengan saudara lovetodraw😀

    Talenta saya bukan pada puisi jadi susah untuk mengintepretasikan bahasa yang abstrak.😀

    Hmm..judulnya menurut saya kira-kira sesuai dengan posting sebelumnya, “kehilangan seseorang”😀

  3. saya juga idem dengan saudara love to draw dan mikha_v.😀
    tapi bedanya saya tidak bisa memberikan judul untuk puisimu wi…
    this your own poem, and i cant give the title for you.😉
    exactly, i dont know much about vocabulary that you use in your poem.
    gw ga ngertiiiii wi….

  4. @saudara karinidya: hmm… ngga mengerti vocabulary nya ya..kalo begitu….

    —ISENG MODE: ON😀 —

    saya terjemahkan aaahhh… sekalian latihan bahasa😛

    “kumerasa kehampaan di dalam
    Ku tidak menemukan siapapun kecuali diriku sendiri
    duduk…
    bingung…
    menangis…

    Aku kehilangan engkau, Desi…
    Bunga kebahagiaan
    Yang memberikan kelopaknya untuk ketakutanku
    Sendirian…
    Tapi, ku tak punya bunga…

    Tiba-tiba
    Engkau muncul di kamar ku
    Diriku terlihat seperti mawar merah kering yang beku
    Terbaring di bawah luasnya dimensi putih

    Tidak, engkau jangan mendekat
    Engkau dari masa lalu ku
    Tidak ada lagi engkau, sang imaginer

    Ku masih belajar untuk bernafas darri kebodohanku
    Ku masih mencari engkau yang lain keluar dari fantasi malamku

    Kebenaran adalah satu-satunya kunci untuk membuka
    Tetapi bibirmu menghapus kebohongan itu
    Ku menyerah…
    Terjun dalam sakit ini lebih dalam lagi…
    Melalui kata-kata yang menyenangkan ini…

    —Segera kabur sebelum dimarahin ka dwi————–

  5. @bang tigor aka lovetodraw : ah masa ga ngerti dunia per-puisi-an bang?? itu puisi yang di gambar “heart:wellspring of my life” itu apa dooong??😀

    @karin : ini juga…masa ga paham puisi… itu yang di blog lo apa namanya kalo bukan puisi?? sajak?? sama aja bu..

    @mikha : kamu merusak indahnya puisi saya!!! Haaaaah…!!! Kenapa puisi ini jadi kacau balau setelah diterjemahkan?? Jangan kabur!! Saya kejaaaar!!!

  6. hum.. ttg judul, aku kepikiran satu hal… “Losing Myself”.. tapi ga tau yah kalo ga nyambung… hehe… Jgn malu lah buat posting puisi… Who knows it will be the way of your future life… hehehe….

  7. terima kasih saudara mikha_v atas kebaikan hatinya untuk menerjemahkan.
    setidaknya saya jadi sedikit mengerti..😀

    oooo, jadi gitu wi??(sok tau mode on)

  8. aduh, aku bingun mau comment apa
    ga ngerti awak

    untung aja ada terjemahanya
    hahahahahaha
    hmm apa ya

    sama ajalah keknya ama bg tigor..
    hehehe😀

  9. ka dwi,,
    menurutku judulnya..
    “the past”

    hehehehe….
    daisy represents your past, beautiful but you wouldn’t repeat it..
    hehehehe..
    *sotoy mode:on..

    oke ka,,,
    good luck for your future…
    what ever it is,,
    hahahaha
    *iseng mode on..
    GBU

  10. klo mnrt gw judulnya.. penantian.. beda bgt ya! haha..
    hebat. multitalent. skg gw sdg berpikir… apa sih yg lo ga bisa?🙂

  11. Terimakasi teman-teman buat komen dan judul yang kalian kasih buat puisi gw yang masih amatir-an ini🙂

    Bang Tigor : Memories
    Mikha : Kehilangan Seseorang
    Ivan : Losing Myself
    Ray : The Unwanted One/The Wanted One
    Keffi : The Past
    Ruth : Penantian

    Jawabannya adalahhhhh…..
    “HOPING FOR NOTHING”

    Ruth…judul dari kamu paling mendekati. Tapi penantian yang sia-sia maksudnya…(sdikit ada hubungannya dengan masa lalu gw yang itu-tuuh😀 waktu gw masih jadi perempuan bodoh dan labil)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s