melankolis · with family

Mimpi Buruk di Siang Bolong

Akhir-akhir ini emosi saya sedang tidak stabil. Disamping baru saja “datang bulan”, saya agak sedikit riweuh dengan tugas-tugas revisi laporan kerja praktek. Setelah lelah mengurus segala tetekbengek di Astra Honda Motor tadi pagi, saya pulang dan langsung tidur siang.

Ternyata saya mengalami mimpi di siang bolong. Latar belakang mimpi saya seperti ketika Hitler dan pasukan Nazi-nya berusaha memusnahkan orang-orang Yahudi. Tentara dimana-mana. Asap dan bangunan runtuh layaknya kota-kota zaman peradaban di Yunani yang sudah jatuh. Namun ada banyak orang disana dan jiwa saya sedih ketika itu. Ternyata itu semua terjadi di Indonesia dan saya serta keluarga saya ada di dalamnya. Saya tidak tahu ada apa, tapi ternyata sedang terjadi pembunuhan besar-besaran di Indonesia. Setiap orang dipisahkan berdasarkan agamanya masing-masing karena setelah dikumpulkan mereka akan dibunuh dan dikubur sesuai dengan agama masing-masing. Karena ibu saya Muslim, namun ayah, kakak, dan saya sendiri Kristen, maka kami dipisahkan. Saya luar biasa menderita akan perasaan itu. Setelah itu, tinggal kami bertiga (saya, kakak, dan bapak). Kami berjalan sambil bergandengan tangan dan bernyanyi…

Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku
Dia membaringkan aku di ladang yang berumput hijau
Dia membimbingku ke air yang tenang
Dia menyegarkan jiwaku
Dia menuntunku ke jalan yang benar
Oleh karena namaNya
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman

Setelah itu kami berpelukan bersama dan dalam mimpi saya, kami bertiga tewas ditembak.
Saya terbangun dengan gelisah. Air mata. Keringat dingin. Saya minum air putih sebanyak-banyaknya untuk menenangkan diri.

Kemudian saya menyalakan televisi dan saya menjadi sadar kenapa saya punya mimpi seburuk itu. Jadi selama liburan ini, saya cukup sering menonton televisi, entah berita ataupun infotainment. Berita yang sering saya dengar akhir-akhir ini adalah :
1. Eksekusi mati
2. Pembunuhan berantai
3. Mutilasi
Bukan itu saja, bahkan berita yang cukup hot di infotainment adalah :
“Lagu misterius Gaby, yang konon katanya mati bunuh diri karena putus cinta.”

Tanpa disadari, itu semua ternyata sudah mengusik alam bawah sadar saya dan terkuak ketika saya tidur. Saya cukup penasaran memang dengan cerita eksekusi mati dan frekuensi saya menontonnya bisa dibilang cukup sering. Saya pernah baca di milis atau blog (saya lupa), isinya mengenai bagaimana setiap orang harus mendapat berita buruk 20% dan berita baik 80% setiap harinya. Tujuannya untuk menjaga kesehatan jiwa.

Wah…dengan banyaknya kejadian-kejadian mengerikan seperti ini, apa jiwa rakyat Indonesia akan semakin baik? Saya beropini bahwa akan semakin banyak kasus serupa. Mari untuk seluruh masyarakat, terutama pihak aparat keamanan, hukum, dan media khususnya, kita jaga masing-masing kualitas pemberitaan di negara kita tanpa mengurangi realitanya.

Loh…spertinya tulisan saya sudah lari kemana-mana nih….

2 thoughts on “Mimpi Buruk di Siang Bolong

  1. pesan yang bagus wi, tulisan yang keren.
    untung daku jarang nonton tv, lebih sering maen game. gak apa2 kan, toh 80%hidup harus diisi kebaikan. eh salah ya, berita baik maksudnya. main game dan menang bsia jadi berita baik buat daku. tapi kalo lagi jelek maennya trus kalah melulu, ganti nonton film bisa lebih menyegarkan…

  2. emang stress ka, nonton yang gituan..
    kalo gw paling ngga suka acara-acara berita kriminil kayak buser ato apalah itu,,
    karena akhirny gw jadi takut dan malah membatasi ruang gerak gw beraktivitas.
    ompung gw rutin nonton yang gituan sore2,,
    jadinya sering khawatir banget kalo gw pulang malem2 ato sering2 keluar rumah,,

    ngga apa-apa sih, ada tayangan berita semacam itu,,
    maksudny biar qta waspada,,
    tapi kalo berlebihan juga ngga baik,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s