merenung · with Him

Hidup itu Anugerah

“Apa urusan lo? Ini kan hidup gw..gw dong yang nentuin!!”

Gw sering banget kayak gitu. Punya ambisi besar dan rasa percaya terhadap diri sendiri yang cukup tinggi. Gw seringkali merasa punya hak 100% akan hidup ini. Setiap orang pasti punya opini tentang ini. Terserah masing-masing saja.

Tapi baru-baru ini, gw dapet berita tentang duka cita yang cukup banyak. Menyusul kesadaran akan banyaknya orang yang menderita beberapa penyakit. Entah kanker, stroke, apapun. Saat muda terutama. Siapa yang berharap punya kehidupan macam itu?? Gw yakin, pada umumnya, semua manusia ingin berumur panjang, sehat, bahagia. Tapi siapa yang tau??

Gw jadi sadar kalau ada pribadi yang jauh lebih besar menguasai hidup gw. Yang Maha Kuasa. Lahir dan mati. Sehat dan sakit. Sukses dan gagal. Walau tetap Ora et labora, pada akhirnya Dia yang menentukan. Tapi gw yakin Dia berbelas kasihan terhadap setiap permohonan manusia.

Saat duka menyerang, kita bertanya ke Tuhan “Why?” atau “Kenapa ini semua terjadi dalam hidup gw?”
Tapi saat suka dan kesuksesan hadir di hidup kita, apa kita pernah bertanya kepada Tuhan “Why?” Kenapa harus gw yang memperoleh ini semua? Gw manusia yang berdosa. Bahkan sering kali melanggar perintah-perintahMu.”

Jadi bersyukurlah atas setiap kondisi yang sedang kita alami. Hidup adalah anugerah karena kasih dari Allah semata. Perjalanan hidup hanya untuk membentuk manusia menjadi pribadi yang semakin mengenal Penciptanya yang Maha Besar. Jadi siapa yang punya hak 100% atas hidup ini?
Saya akan menjawab, “BAPA DI SURGA”.

3 thoughts on “Hidup itu Anugerah

  1. ngerti wi… baru saja mengalaminya.. we are nothing without HIM..
    tapi bukan berarti kita jadi ‘liat ntarlah,, kmana angin (Tuhan, Red) membawa…’
    tapi harus berusaha skuat mgkn..

    ora et labora
    ora = jangan (bhs jawa)
    et = eeettt,,, hati2,,
    labora = labour = tenaga kerja…
    jadi, ora et labora = jangan hati2 jadi tenaga kerja..

    ya ga wi?? (0.0)?

    :p

  2. sependapat Dwi..

    hidup ini pd akhirnya adalah tentang Bapa yah..
    Bapa kita yg Maha Besar..kita yg bukan apa-apa,bisa dibuat menjadi ‘apa-apa’ karena Dia yg memutuskan utk menjadikan kita demikian!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s