dwihut · tertawa

Kerlap-kerlip

Gw dalam perjalanan ke kos Sindy bersama Iet. Di tengah jalan kami bertemu kerlap-kerlip cahaya di antara pohon-pohon. Ternyata kunang-kunang. Gw dan Iet berusaha menangkap. Dapat satu. Terbang satu. Sulit juga ternyata. Akhirnya dapet satu lagi dan benar-benar gw jaga. Dia ada didalam plastik yang udah kita bolong-bolongin. Nama kunang-kunangnya, Cleo!

5 thoughts on “Kerlap-kerlip

  1. Kasihan banget. Makanya gua bilang juga apa… Pindah ke kosan yang ada listriknya dong, biar lo nggak mesti pake petromaks kaya sekarang.

    Sekarang kalo minyak tanah lagi langka begini kan, lo terpaksa menangkapi kunang-kunang buat penerangan di kamar…

  2. kunang2ku kw matiin ya???? dasar !!!

    jelas2 aku yang nangkapnya susah… tapi yasudahlah.. aku juga kok yang masukin ke plastik trus di kasi sedikit lubang,, jadi ga bisa napas kali dia ya…

    hoho..
    kapan2 kalo lwt plesiran petang2 lagi, kita nangkap kunang2.. hahaha

  3. heeee…si ikram…bukan berfungsi sbagai penerang…
    hanya “gw baru pertama kali melihat kunang-kunang”…
    lucu…ada lampu dipantatnya…hehhehee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s