You are currently browsing the category archive for the 'dapur' category.

Masakan kali ini tidak berasal dari dapur buatan saya, tapi dapurnya Sindy. Setidaknya masih dalam naungan yayasan Share House. Sindy adalah guru memasak saya yang terkenal, paling tidak seantero keluarga besar Teknik Industri ITB.

Setiap orang punya caranya sendiri-sendiri mengungkapkan rasa kasihnya kepada orang yang dikasihinya tersebut. Seperti Sindy, ia menunjukkan perasaan sayangnya dengan membuatkan masakan untuk sang pacar, Iqbal. Tebak berapa kenaikan berat badan yang dialami sang pacar? 11 kilogram dalam 5 bulan. Sindy memang luar biasa, two thumbs up!

Sindy dan Iqbal

Foto Sindy bersama Iqbal

Hari ini adalah tepat peringatan 11 bulan sejak mereka resmi jadi pasangan muda-mudi (*halah). Dan Sindy membawakan Iqbal sarapan berupa pasta fusili dengan topping daging cincang pedas. Tidak lengkap tanpa hiasan pemanis, telur dadar dan baso ikan pun melengkapi sarapan pagi itu.

Pasta Fusili penuh cinta

Foto Sindy dengan boneka sapi pemberian Iqbal dan sarapan pasta fusili spesial

Girls love flowers. Boys love food.

Jadi beruntunglah para pria yang memiliki pasangan wanita jago memasak. Dan beruntunglah para wanita yang memiliki pasangan pria jago merangkai bunga (???). Hahahhaa…

Happy 11 months anniversary!!

Buat Sindy dan Iqbal… Cheeeeerrss!!

Pagi ini saya membantu ibu memasak. Hanya memasak masakan rumah yang ga ribet dengan bumbu ini-itu.

Dan saya dapat pelajaran menarik pagi ini. Saya baru tahu alasan kenapa daun bawang disebut daun “BAWANG”. Hal itu karena saat mengirisnya, mata kita menjadi perih. Memiliki sifat yang sama ketika kita mengiris bawang (merah). Pelajaran yang sangat berharga untuk hari ini.

Hahahhaaa :)

Jumat kemaren saya tiba-tiba mau memasak. Malamnya ibu menelpon dan berkata, “Kamu tuh satu rumah sama orang jago masak, mbok ya belajar masak yang agak-agak rumit dong. Masa kerjaannya kalo di rumah cuma bikin dessert aja.”

Jadilah pagi-pagi di hari Jumat, saya meminta kesediaan teman saya, Sindy, untuk mengajari memasak. Bahan yang ada di rumah saat itu cuma daging sapi dan beberapa bumbu dasar, seperti bawang merah dan bawang putih juga beberapa bumbu rahasia lain. Dengan beberapa instruksi dari sang pengajar memasak dan dengan tangan saya yang amatir dalam memasak ini, jadilah menu baru daging sapi khas “Share House”.

beefeliciousbeefelicious 2

Penampakannya luar biasa cantik kan?

Rasanya juga dong! Dibuktikan dengan foto teman saya, Iet. Dia terlihat sangat menikmati Beefelicious ala Share House ini.

iet makan beefelicious

Mau? Mau? Mau?

Perayaan tahun baru-an sudah lewat hampir satu bulan. Tidak seperti masa kecil dulu dimana melangkahi tahun baru merupakan hari yang cukup penting bagi saya, saat sudah besar saya merasa tidak ada yang spesial dari tanggal 1 Januari. Seperti kata-kata yang selalu diucapkan pendeta di gereja saya dalam kotbah ibadah awal tahun selama empat tahun terakhir (sekali lagi pak pendeta berkata hal serupa, saya akan berikan parsel buah dengan karangan bunga), “Apa yang spesial dari tahun baru? Bulan Desember menjadi bulan Januari, tanggal 31 menjadi tanggal 1, tahun 200(x) menjadi tahun 200(x+1). Tidak ada yang aneh.”

Keluarga saya pun merayakannya seperti tahun-tahun sebelumnya. Berhubung pada hari yang sama eyang saya berulang tahun, jadi seluruh keluarga besar pun berkumpul. Dalam tahun baru kemarin, saya bikin dessert. Puding roti keju blueberry (resep lama yang dibuat bersama Sindy) dan puding choco vanilla saus karamel. Kali ini saya membuatnya karena ada pesanan khusus dari tante saya dan sepupu saya (Ibu Rini dan Ade) yang menyukai puding saus karamel buatan saya yang saya buat dalam perayaan lebaran tahun 2008 kemarin.

puding-rotibluebrery

Pengambilan foto dilakukan oleh sepupu saya, Dio dan Ade. Tapi sayangnya, kami tidak berhasil mendapatkan foto puding saus karamel yang cukup baik untuk ditampilkan di blog ini.

puding-karamel

Gambar puding saus karamel diperoleh dari situs dimana saya mendapatkan resep dasarnya. Tapi hasilnya tidak jauh beda kok, hehehe kecuali ceri hijau merah di atas puding dan sedikit modifikasi campuran dalam adonannya. Bagian paling sulit adalah pada saat membuat karamelnya, harus pada api dengan panas yang pas dengan durasi waktu penggosongan yang tepat pula.

Saya suka membuat dessert, tapi tidak dengan masakan yang bumbunya ini-itu-ribet-dan-rumit. Pusiiing. Sekali saya pernah mencoba bersama teman saya, Elisa, mencampurkan telur puyuh dengan sambel terasi kemudian masukkan pasta fusili yang sudah direbus. Tinggal diaduk-aduk agar merata dan siap dimakan. Awalnya kami ragu memang walau pun penampakkan akhirnya terlihat lezat (sayang tidak difoto). Namun ketika kami mencoba, kami tidak percaya rasanya unik dan lezat. Bisa dijadikan resep baru, Pasta ala Indonesie. Beginilah kalau tangan saya lagi gatel mau coba-coba dan kangen dapur.

Resep puding roti keju blueberry pernah saya tampilkan dalam postingan berjudul “Apple Choco Yummy Pudding”, yang berubah hanya toppingnya saja. Cokelat ditukar dengan selai blueberry dan potongan apel dengan keju. Rasanya lebih mendekati Cheese Cake lhoo. Resep puding saus karamel masih saya rahasiakan. Hehehe, ini rahasia dapur saya :)

Hari ini ibu saya mencapai usianya yang ke-47. Semoga panjang umur. Semakin menikmati hari-hari yang ada. Semakin sayang sama suami dan anak-anak yang cantik-cantik ini.

Karena merasa tidak ada yang terlalu spesial di hari ulang tahun ibu saya ini, maka saya memutuskan untuk membuat puding roti andalan saya. Saya belajar membuatnya pertama kali dari teman saya, Sindy (sindy lagi…sindy lagi!!!)

Namun kali ini saya buat berbeda dari puding roti yang biasa saya buat. Kali ini spesial pake apel segar sebagai toppingnya. Terlihat lebih manis kan!!!

Resepnya mudah sekali.
Roti tawar dioles mentega dan ditaburi coklat meses sperti biasanya menyiapkan sarapan di pagi hari. Kemudian potong dadu dan sebarkan dengan liar di pirek atau tempat yang akan digunakan untuk mengukus nanti.
Setelah itu siapkan adonan “srikaya” nya. Saya sebut srikaya karena hanya campuran dari telur dan susu. 3 butir telur dan 3 gelas susu cair. Kalau saya, 1 gelas susu cair dari susu kental manis dan 2 gelas susu bubuk tanpa gula, biar rasanya tidak terlalu manis. Tapi semua tergantung selera. Kemudian saya tambahkan rum dan vanili secukupnya. Campur semuanya dengan mixer.
Tuang adonan ke pirek yang sudah ditongkrongi oleh si roti-roti tadi.
Sebagai topping, potong buah apel tipis-tipis (soalnya mahal, jadi tipis-tipis aja) dan letakkan dengan indah diatas puding.
Kukus sekitar 30-45 menit.
Setelah itu masukkan ke dalam lemari es. Apple Choco Yummy Pudding lebih lezat disajikan dingin.

Pelajaran berharga kali ini. Jangan letakkan apel sebelum dikukus karena apel akan menjadi lunak dan kempes serta tidak crunchy-crunchy lagi. Letakkan apel sekitar 10 menit sebelum diangkat saja.

Selamat mencoba!!!

Bunga adalah gambaran wanita. Itulah mengapa bunga memiliki relasi yang dekat dengan wanita. Dan itulah mengapa bunga merupakan ciptaan yang indah. Karena bunga bisa bercerita banyak hal.

Blog Stats

  • 12,859 hits

My Mood

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Flowers

sunflower

passion flower

red flower

hand flower

bucket flower

More Photos

Calendar

December 2009
M T W T F S S
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Pages