I am too strong to cry
I am too mature to be angry
But it hurt too much to laugh
I’m standing in the middle of nowhere
I don’t know where i’m going
I don’t know where i will be end up
Somewhere else..
Far away..
I don’t expect too much..
But why I am disappointed?
Manusia sering kali hanya berhenti di persimpangan. Takut memilih. Takut akan resikonya. Tapi hidup adalah tentang pilihan. Kamu tidak akan memperoleh apa pun kalau tidak berani memilih. Kado itu tidak akan berjalan dengan sendirinya kepadamu. Tapi tugasmu lah untuk mencarinya. Untuk mengusahakannya.
Jangan lihat apa yang di belakangmu. Fokuskan pada tujuan hidupmu. Tinggalkan sesuatu yang memang harus ditinggalkan. Teguhkan hatimu. Ambil satu langkah.
Jangan hanya berdiri di persimpangan. Situasi di sana hanya akan membuatmu serba salah. Mari melangkah! Supaya kamu punya alasan entah untuk menangis atau untuk tertawa. Atau untuk menjadi kecewa akan sesuatu.
You’re quite strong. Be brave, big girl!







11 comments
Comments feed for this article
September 16, 2009 at 4:16 pm
depz
big gals dont cry?
September 16, 2009 at 5:01 pm
grandchief
benar terus melangkah dan hadapi segala tantangan yang ada.
Lam kenal aja…
September 16, 2009 at 7:41 pm
davidgultom
wew,, mantap wi..
kita emang harus punya suatu pilihan.. dan kita harus bertanggung jawab akan pilihan kita itu.. bukan trus asal memilih aja..
dan mungkin dalam pilihan kita itu ada resikonya, ya itu lah… setiap pilihan menurut gw mengandung resiko,, namun resiko itu bukan untuk kita kutuki atau permasalahkan, tapi untuk kita hadapi dan tanggung..
“Laut yang tenang tidak akan menjadikan seorang pelaut yang handal”
September 17, 2009 at 6:55 am
petra
*merasa agak tersindir*
September 17, 2009 at 12:54 pm
ray rizaldy
siapppp…
whatever this post’s about…. semangattt… hehehe
September 17, 2009 at 9:16 pm
mikha_v
ibarat mobil mempunyai spion, supaya ngga ditabrak dari kendaraan di belakang. Tapi spion dibuat kecil, supaya kita tidak melihat ke belakang terus-menerus, melainkan fokus ke depan.
Begitu juga dengan kita, terkadang kita juga perlu melihat sedikit ke masa lalu, agar masa lalu tidak “menabrak” kita. Tapi proporsi nya harus pas, (seperti spion yang dibuat kecil) jangan sampai kita melihat masa lalu terus-terusan dan malah jadi tidak fokus dengan masa depan
September 18, 2009 at 11:42 am
bento
duh wiiii…
kok isinya akhir2 ini mellow2 semua si??
jadi sedikit malas ni bacanya…hehehehe
ayo wiiii, senang sampai keselek salak….
September 18, 2009 at 2:00 pm
lovetodraw
like this!
September 18, 2009 at 9:39 pm
dwihutapea
@mikha: bener mik..kadang kita memang perlu melihat ke belakang..
tapi gw tipe2 orang yang suka bersedih2..jadi kalo liat2 ke belakang suka sedih sendirian..
@benny: iya niiih ben…lagi melow abis gw..
ah teman macam apa kau??kalo lagi melow, malas bacanya..
harusnya dalam senang dan sedih, lo harus tetap setia baca blog gw dong, Ben
@bang tigor: trimakasi
September 19, 2009 at 3:40 am
mikha_v
@ pak bento & ka dwi:
Yah tiap orang memang beda seleranya ya hahaha…saya juga sejujurnya bukan penggemar tulisan-tulisan mellow.
Saran saya bagi ka Dwi: Menurut pendapat saya, jangan malu-malu untuk memasang gambar, emoticons, dan warna-warni pada setiap postingan. Itu membantu membuat postingan menjadi hidup dan tidak monoton. Jadi sekalipun banyak tulisan mellow, tapi mungkin saja bisa terlihat menarik bagi semuanya
September 24, 2009 at 10:52 pm
Cyndi Michelle
Wi,,,mw nangis gw baca blog lo yg ini…
Sumpah…terlalu sering berada di posisi ini…ya namanya juga hidup…
Life is about making choices…it doesn’t have 2 be rite…. ;p
Yg pnting,,tetapkan pilihan….mw salah,,mw bener…itu urusan blakangan emang,,,daripada stuck n jalan di tempat..